Output Device

Posted on 22.11 by Dodi-azah

Output adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya.
Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputer tersebut diawali memasukkan data dari perangkat input, lalu data tersebut diolah sedemikian rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran. Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan ke
dalam 4 macam bentuk, yaitu :
1.Tulisan, terdiri dari huruf, kata, angka, karakter khusus, dan symbol-simbol lain.
2.Image, di dalam suatu bentuk grafik atau gambar.
3.Suara, dalam bentuk musik atau omongan.
4. Bentuk yang dapat dibaca oleh mesin dalam bentuks ymbol yang hanya
dapat dimengerti oleh komputer.

a. Monitor
Monitor yang dengan istilah lain disebut juga dengan VDU (Video Display Unit), merupakan salah satu bagian yang terpenting pada suatu unit komputer. Seperti yang telah disebutkan diatas, monitor merupakan output dan yang paling sering dipandang bila kita sedang mdngoperasikan sebuah komputer. Adapun fungsi dari monitor adalah untuk memperagakan data atau proses yang terjadi dalam CPU (CentralProcessing Unit) secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU dikonversikan oleh suatu adapter video/video board dari data berbentuk digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor.

Masalah

a) Monitor tidak mau menyalaPenyebab :
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.

Solusi :
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik.Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar.Pastikan sudah terpasang dengan benar.
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.

b)  Monitor menjadi gelap saat loading windows

Penyebab :
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi.



Solusi :
Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer loading windows.
Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.

c) Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan

Penyebab :
Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya, bisa melalui display properties.



Solusi :
Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan muncul kotak dialog properties.Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK.Dalam mengeset resolusi, yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki. Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak menampilkan gambar dengan sempurna.





d) Tampilan pada monitor tampak buram

Penyebab :
Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun.



Solusi :
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab musabab dari permasalahan tersebut.
Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna alami menjadi kebiru-biruan, kemerahan, kekuning-kuningan, atau kehijau-hijauan.
Apabila pada setelan nomer muncul warna-warna tidak alami kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada di dalam monitor. Sirkuit driver ini memiliki tiga jalur warna utama yaitu merah, biru, dan hijau.Untuk mengetesnya lakukan dengan menggunakan osciloscope.Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna yang tidak bisa diatur secara maksimal.Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengganti tabung katoda monitor.
Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier. Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan antara board video amplifier dengan board raster.

e)  Monitor seperti berkedip saat digunakan

Penyebab :
Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip. Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu rendah.Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik.



Solusi :
Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced lalu akan muncul seperti gambar 17 di bawah ini. Dan pilih tab Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.

f) Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor

Penyebab :
Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.

Solusi :
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.

Perawatan

1. Jangan menutup ventilasi udara monitor dengan kain plastik
Memang sih menutup ventilasi udara monitor dengan kain plastik berguna untuk menghindarkan dari debu. Tetapi monitor juga alat elektronik yang dapat menghasilkan panas. Maka dari itu panas yang dihasilkan oleh monitor harus kita buang melalui ventilasi tersebut. Jadi kalau mau ditutup, lakukan setelah kita selesai menggunakan komputer tersebut.
2. Jangan pernah menaruh benda cair diatas monitor kita
Kalian pasti tau kan kalau benda cair itu penghantar listrik terbaik, jadi jangan sampai ada benda cair tumpah ke monitor kita. Kalau sampai tumpah dan terjadi hubungan arus pendek, bisa-bisa komponen monitor kita yang rusak. Alhasil, kita jadi tidak bisa menggunakannya lagi lho.
3. Bersihkan monitor dari debu
Bagi kamu yang malas untuk membersihkan monitor, mulai sekarang bersihkanlah monitor bagian luar setiap hari. Debu juga mempunyai zat besi, jadi jangan sampai ada debu yang masuk ke dalam monitor sehingga menimbulkan hubungan arus pendek yang berakibat pada kerusakan komponen monitor.
4. Gunakanlah stabiliser
Kita juga harus menggunakan stabiliser yang baik dan jangan sembarangan menggunakan stabiliser. Kita juga harus mempunyai penggerak motor yang berfungsi untuk menghindari terjadinya naik turunnya tegangan listrik.

b. Printer
Printer adalah alat untuk mencetak data yang dikirimkan oleh komputer. Data yang dikirimkan dapat berupa tulisan, tabel, gambar maupun foto. Setelah dikirim oleh komputer data tersebut diproses oleh printer untuk kemudian di cetak ke kertas atau media lain.

No Response to "Output Device"

Leave A Reply